Cintamu…
Itulah yang selalu ku rasakan
Seperti halnya elemen-elemen yang
membentuk sebuah matriks
Ketulusanmu mengingatkanku pada angka
nol
Dimana ketika cintamu dibagi, maka tak
kan terhingga
Cinta dan kasihmu layaknya rumus
phytagoras
Manjadikan satu kesatuan yang utuh suatu
segitiga
Cintamu begitu sempurna
Bagai bola pada ruang
dimeni tiga
Dan tiada sudut yang
bisa menghalanginya
Seribu kali aku berfikir dengan logika
Bahkan dengan rumus matematika
Sangatlah sulit bagiku untuk menghitung
besarnya cintamu
Akankah aku bisa sepertimu ???
Entah, bagaimana aku bisa
membalas cintamu
Sulit bagiku untuk
melakukan itu
Sesulit ku memahami
hubungan sin dan cos
Yang saling melengkapi
Mungkin dunia akan
menertawakanku
Tapi apakah aku harus
diam ???
Tentu tidak,
Meski cintaku untukmu
bak sebuah garis asimtot
Yang terhalang oleh
jarak dan waktu
Namun cintaku tetap
berada di titik puncak parabola
Syukur, itu yang selalu ada dibenakku
Karena sesulit apapun hidupku
Akan terasa mudah menjalaninya
Jika engkau selalu bersamaku
Sungguh tak kan ku sesali memilikimu
Aku tanpamu bagaikan kalkulus tanpa
integral






0 komentar:
Posting Komentar