Minggu, 17 Januari 2021

Satu Pencipta, Beribu Karunia

Saat mencoba seperkian detik renungkan batinku
Mensubtitusikan jiwaku dengan segala karunia-Mu
Menyaksikan betapa panjang x lebarnya dunia-Mu
Bersyukur, takjub nan bangganya aku menjadi bagian dari itu 

Engkau satu-satunya sang pencipta
Pemilik bola dunia yang fana
Beribu karunia Engkau berikan cuma-cuma
Hanya untuk hamba-hambaMu ini yang hina 


Engkau juga, yang mengkomposisikan semesta ini dengan begitu sistematis
Seelok himpunan pasir di Pantai Parang Tritis
Rabb-Mu yang kental akan sudut-sudut mistis
Membuat diagonal pemikiranku sedikit kritis 


Determinan hatiku sesekali bertanya ?
Mengguncang logika ku yang serat akan hipotesa
Dan Engkau menjawab dengan siratan invers makna
Yang dapat diketahui dengan adjoin kalam saja 


Dari situ engkau mengeliminasi setiap keraguan
Yang menggelora disetiap garis pemikiran
Berderet-deret cobaan yang engkau timpakan
Sebenarnya untuk menguji geometri keimanan dan keteguhan hati 


Aku ucapkan kata syukur sekali lagi
Dapat diciptakan dalam bentuk bangun ruang ini
Yang memiliki grafik kesempurnaan jasmani dan rohani
Melebihi variable hayati maupun hewani 


Tuhan
Tanpa ragu kugambarkan perasaanku
Lewat garis lengkung 35° dari bibir manisku
Hanya untuk mengagumi segala bundaran karunia-Mu

Posted on by Achmad Nur Fauzi | No comments

0 komentar:

Posting Komentar