Indonesia adalah satu
Kita dilahirkan untuk bersatu
Berbangsa, berbahasa, dan bertumpah darah satu
Kita adalah negara yang kaya segalanya
Meski masing-masing dari kita dikaruniai sigma harta yang tak sama
Tapi kita terhimpun dibawah sucinya pancasila
Kita berjalan diatas kurva kehidupan yang berbeda
Dengan barisan dan deret sakralnya tradisi dan budaya
Seakan tak bisa dihitung jumlahnya
Kalaupun kau coba, pasti tak semudah menghitung barisan aritmatika
Meski begitu, kita tetaplah bhineka tunggal ika
Tetapi ironis, miris, dan mengenaskan
Kata-kata itu seakan pantas kita ungkapkan
Jika menengok ke sisi kiri garis bilangan indonesia
Yang kenyataannya adalah negara yang menjadi surganya gembong narkoba
Pelaku kriminalitas takterhingga
Aparat negara seakan membasmi dan mengeliminasi dalang-dalang mereka
Tapi ternyata cuma menjadi pemeras mengatasnamakan tugas
Hukum seakan hanya sekumpulan data yang dapat diperjual-belikan dibawah balok-balok meja pengadilan
Suap sudah menjadi hal yang lumrah demi kemenangan ketokan palu
Mereka lakukan tanpa rasa malu
Pejabat-pejabat korupsi selalu mengisi baris dan kolom matriks kabinet negeri
Rakyat dan pejabat tinggi negeri seakan tak punya relasi
Hanya menghasilkan kontradiksi
Rakyat hanya dianggap sebagai himpunan kosong takberarti
Bagi mereka negara hanya alas persegi dibawah monopoli
Hukum bisa dibeli, pendidikan dan moral tak terurus lagi, korupsi seakan jadi prestasi
Soal rakyat mereka tak perduli lagi
Pancasila ternodai begitu mudahnya
Atas nama bhineka tunggal ika
Inikah Indonesia ? atau inilah Indonesia






0 komentar:
Posting Komentar