Jika aku pernah merasa
kemampuanku bagai deret tak terhingga
Mungkin hatiku sedang
bengkak oleh dimensi tiga arogasinku
Jika aku pernah merasa
seperti integral air laut,
Mungkin itu deferensial
putihnya nanah
Dari luka hati yang
terkena lancipnya kerucut jiwaku.
Jika aku perna merasa
wangi
Yang menyebar melewati
garis kosinus
Mungkin itu asap dari
deret geometri amal sholihku
Yang hangus dibakar cos 90° riya’ cahaya
Jika aku pernah merasa tinggi
Dipuncak kurva maksimum,
Mungkin batinku sedang melayang tampa pijakan absis pada
kartesius
Dipuncak sumbu y yang kehilangan
Pijakan koordinat cartesius.
Sahabatku…
Hanya lingkaran maaf yang tulus dari tali busur hatimu
Yang mampu mengeliminasi dosa-dosaku






0 komentar:
Posting Komentar