Minggu, 17 Januari 2021

Bulat Maafku

Jika aku pernah merasa kemampuanku bagai deret tak terhingga
Mungkin hatiku sedang bengkak oleh dimensi tiga arogasinku

Jika aku pernah merasa seperti integral air laut,
Mungkin itu deferensial putihnya nanah
Dari luka hati yang terkena lancipnya kerucut jiwaku.

Jika aku perna merasa wangi
Yang menyebar melewati garis kosinus
Mungkin itu asap dari deret geometri amal sholihku
Yang hangus dibakar cos 90° riya’ cahaya

Jika aku pernah merasa tinggi
Dipuncak kurva maksimum,
Mungkin batinku sedang melayang tampa pijakan absis pada kartesius
Dipuncak sumbu y yang kehilangan
Pijakan koordinat cartesius.

Sahabatku…

Hanya lingkaran maaf yang tulus dari tali busur hatimu
Yang mampu mengeliminasi dosa-dosaku

Posted on by Achmad Nur Fauzi | No comments

0 komentar:

Posting Komentar