Minggu, 17 Januari 2021

SULUNG

Sulung… ya.. si Sulung
Punyai badan yang kaku tak permanen
Pembuka tabir barisan gerombolan Fibonacci
Yang akan selalu hadir di kehidupan sang putih abu-abu
Sulung sang pembagi yang harmonis
Yang selalu bertetangga para bilangan komposit
Dan kuadrat yang tak sampai menemaninya

Berkali-kali dibaca si disleksia
Berkali-kali pula dihitung si diskalkulia
Dan suatau ketika….???
Sulung berdiri tegak bak sisi-sisi bujur sangkar
Dikawal oleh seonggok rumus-rumus mathematik
Sebagai kado tuk para pelayat ilmu
Setelah lama berhibernasi
Yang terbungkus kertas-kertas suci berpose balok
Makhluk kasar bergincu merah janda yang membawanya
Siapa mengerumuni daging hidup berkulit yang berjalan dan bernafas
Bak vampir-vampir yang haus akan darah

Sulung… ya… si Sulung…!!!
Payungmu adalah kehidupan yang istimewa
Bagaimna tidak…??
Tangga-tangga ukur matematik, tangga-tangga debit matematik
Yang selalu memberikan tempat spesial
Bak sudut-sudut istimewa sebuah segitiga           

Aaahhh…!!!
Sulitnya mengalahkanmu
Sesulit menjawab rumus-rumus trigonometri
Sulitnya menyalipmu
Sesulit mengartikan hukum sinus-consinus
Aku tau memang kau yang selalu menang

WOoooWw…!!!
Tepukan tangan halus dan kasar untukmu….. Sulung yang hebat.

Posted on by Achmad Nur Fauzi | No comments

0 komentar:

Posting Komentar