Sulung… ya.. si Sulung
Punyai badan yang kaku tak permanen
Pembuka tabir barisan gerombolan Fibonacci
Yang akan selalu hadir di kehidupan sang putih
abu-abu
Sulung sang pembagi yang harmonis
Yang selalu bertetangga para bilangan komposit
Dan kuadrat yang tak sampai menemaninya
Berkali-kali
dibaca si disleksia
Berkali-kali
pula dihitung si diskalkulia
Dan
suatau ketika….???
Sulung
berdiri tegak bak sisi-sisi bujur sangkar
Dikawal
oleh seonggok rumus-rumus mathematik
Sebagai
kado tuk para pelayat ilmu
Setelah
lama berhibernasi
Yang
terbungkus kertas-kertas suci berpose balok
Makhluk
kasar bergincu merah janda yang membawanya
Siapa
mengerumuni daging hidup berkulit yang berjalan dan bernafas
Bak
vampir-vampir yang haus akan darah
Sulung… ya… si Sulung…!!!
Payungmu adalah kehidupan yang istimewa
Bagaimna tidak…??
Tangga-tangga ukur matematik, tangga-tangga debit
matematik
Yang selalu memberikan tempat spesial
Bak sudut-sudut istimewa sebuah segitiga
Aaahhh…!!!
Sulitnya
mengalahkanmu
Sesulit
menjawab rumus-rumus trigonometri
Sulitnya
menyalipmu
Sesulit
mengartikan hukum sinus-consinus
Aku
tau memang kau yang selalu menang
WOoooWw…!!!
Tepukan
tangan halus dan kasar untukmu….. Sulung yang hebat.






0 komentar:
Posting Komentar